3 Kuburan Air Misterius di Dunia

Kuburan Air Misterius di Duniazaman dahulu, peperangan dan wabah penyakit sering kali menjadi penyebab utama adanya kuburan massal. Orang – orang yang dianggap dapat membahayakan penguasapun juga sering menjadi korban pemakanan bersama.

Tetapi, ada beberapa dari kuburan massal di zaman dahulu tidak hanya terletak di tempat yang tidak wajar, namun juga basah. Berkut ini adalah kuburan massal di dalam air:

Danau Kerangka

Danau Kerangka
Danau Kerangka

Danau Roopkund terletak 5.000 meter di atas permukaan laut, tepatnya ada di pegunungan Himalaya, India. Yang menariknya dari tampilan danau beku yang meleleh selama musim panas itu. Selama sekitar 1 bulan lamanya, air danau akan meleleh dan mengungkapkan penampakan rubuan kerangka manusia.

‘Kuburan Air’ itu yang pertama kali ditemukan pada abad ke-19, dan kemudian kembali diungkap pada 1942 oleh polisi hutan. Akibat banyaknya potongan tubuh manusia di kawasan itu, danau Rookpkund pun mendapat julukan ‘Skeleton Lake’.

Tahun 1942 kerangka manusia itu dipercayai adalah prajurit Jepang. Namun, hal tersebut dibantah dengan cepat, setelah penelitian menunjukan usia tulang tersebut lebih tua. Uji radio karbon menunjukan bahwa tulang belulang tersebut berasa; dari 850 SM. Beberapa teori pun bermunculan, untuk mencoba mengungkap bagaimana kerangka itu bisa sampai di Roopkund.

Ada yang beropini tulang belulang itu berasal dari orang tewas dalam letusan gunung, ritual bunuh diri, atau serangan musuh brutal. Tetapi, sebuah penelitian di tahun 2003 menunjukan bahwa orang-orang tersebut tewas karena hujan es yang disertai dengan angin rebut.

Kemudian kesimpulan tersebut diambil berdasarkan kondisi kerangka yang rusak hanya dibagian atas, sementara hampir seluruh bagian bahu kebawah utuh.

Kuburan Tombak

Tom of the Sunken Skulls
Tom of the Sunken Skulls

Tahun 2009 Arkeolog melakukan penyelaman ke dasar danau pra-sejarah di Swedia dan menggali Makam Tengkorak Keramat atau Tom of the Sunken Skulls. Lokasinya berada di bagian timur Pantai Danau Vetteran, kuburan tersebut berisikan koleksi tengkorak berusia 8.000 tahun yang ditancapkan pada tombak.

Kemudian peneliti menemukan tengkorak dan pecahan-pecahan batik kepala lainnya, yang berasal dari 11 individu termasuk laki-laki, perempuan dan anak-anak.

Dua tengkorak lainnya ditusukan pada tombak, dan lainnya menunjukan bahwa kepala itu dulunya juga ditombak. Pada kuburan yang dibuat diperaian dangkal danau itu, arkeolog juga menemukan tulang manusia, alat tanduk, gewan dan batu.

Berbagai teori dikemukakan, untuk mencoba memecahkan misteri kuburan itu. Beberapa diantaranya menyatakan tengkorak yang ditombak adalah ‘piala’ musuh tewas saat pertempuran.

Teori lainnya menyebutkan bahwa danau tersebutadalah makam cadangan yang dijadikan tempat pembusukn, sebelum akhirnya dikuburkan di dasar danau. Tengkorak itu juga diduga digunakan sebagai alat proses ritual yang biasa dilakukan oleh bangsa Swedia pada masa kuno silam.

Lubang Hitam

Hoyo Negro
Hoyo Negro

Sekelompok penyelam menemukan kerangka manusia yang diduga berasal dari penduduk Asli Amerika tertua. Kuburan tersebut berada di dalam perairan sebuah gua di Meksiko dan dikenal dengan sebutan Hoyo Negro atau Lubang Hitam.

Kerangka tersebut berusia 12.000 tahun adalah miliki seorang wanita yang disebut dengan nama ‘Naia’  oleh para ilmuan. Naia diduga jatuh dari ketinggian 30 meter dan tewas, saat mencari air di gua kuno yang hampir selalu kering masa itu.

Ketinggian air gua tersebut naik antara 10.000 dan 4.000 tahun yang lalu, membanjiri Lubang Hitam dan menyembunyikan jasadnya. Antropolog telah lama menduga bahwa penduduk Amerika Kuno memiliki kesamaan dengan orang Afrika, Australia dan orang-orang dari Pasifik Selatan.

Penduduk Asli AS memiliki wajah kecil, mata besar, dahi menonjol, gigi menjongkang dan hidung pesek. Dan Naia adalah contoh dari morfologi kuno yang hasil DNA-nya cocok dengan penduduk asli AS modern. Penelitian gen ini adalah pertama kalinya dilakukan pada penduduk AS kuno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *