Joey Alexander Masuk The Next Generation Leader Versi Majalah Time

Siapa yang tak tahu Joey Alexander? Musisi jazz berbakat ini juga merupakan seorang yang jenius. Meskipun anak ini baru berusia 13 tahun, namun ia sudah berhasil masuk nominasi Grammy Award termuda sepanjang sejarah untuk album debutnya My Favorite Things, namun dia tidak suka dengan anggapan yang datang karena talenta luar biasanya tersebut.

“Aku berpikir bahwa aku bukanlah seorang yang jenius ataupun anak ajaib. Aku ingin orang-orang menggali tentang musikku, dan jangan pedulikan siapa aku,” ujarnya seperti yang kami lansir dari Time.com, Senin (17/10).

Joey yang lahir di Denpasar, Bali pada tahun 2003 tersebut memang punya darah seni, khususnya seni musik, yang kental. Ia merupakan keponakakan dari penyanyi Nafa Urbach dari sang ibu, sementara ayahnya adalah pemusik yang juga menguasai piano dan gitar.

“Orangtuaku mengatakan saat aku berada di kandungan ibuku, mereka memainkan musik jazz yang bagus untukku,” ungkapnya.

Meski begitu, ia mengaku mendengarkan musik jazz pertama kalinya saat ia berusia tiga tahun. Ia mendengarkan musik jazz karya Louis Armstrong dan Thelonius Monk dan mulai memainkan musik sendiri saat memasuki usia enam tahun. Dengan keyboard elektronik yang dianggapnya sebagai mainan, ia mulai memaikan musik. “Dan kemudian saya menemukan kunci-kuncinya dan saya seperti merasakan ‘sound’ musik tersebut,” tambahnya.

Ayahnya kemudian mengajarinya dasar-dasar dalam bermain piano, tapi Joey punya cara tersendiri dalam belajar dan bermain musik. Dari situlah kemudian ia diajak ayahnya menghadiri beberapa acara jazz di klub lokal dimana Joey merasa sangat takjub.

Bakat luar biasa yang dianggapnya sebagai rencana Tuhan tersebut ternyata tak membuatnya besar kepala. Ia malah semakin relijius untuk berterima kasih atas karunia besarnya tersebut. “Musikku itu karunia Tuhan dan karunia tersebut harus aku syukuri dengan bekerja keras dan terus fokus,” lanjut Joey.

Dan kini, setelah sukses merilis album keduanya yang berjudul Countdown, ia masuk dalam deretan calon pemimpin masa depan atau Next Generation Leader oleh majalah kenamaan dunia, TIME. Sukses terus Joey!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *