Nasib Rio Ditentukan Sebelum GP Jerman

Formula 1 Rio GP
Formula 1 Rio GP

Formula 1 merupakan ajang tertinggi sekaligus prestisius di kancah balap otomotif. Perhelatan balap yang sudah diadakan pada tahun 1950 tersebut sudah melahirkan banyak pembalap besar yang memulai karirnya sebagai pay driver atau pembalap berbayar. Pembalap seperti Niki Lauda, Michael Schumacher, Pedro Diniz, Damon Hill dan Fernando Alonso adalah sejumlah nama-nama besar yang memulai karirnya masuk F1 sebagai pembalap pay driver. Hal itu pun sama dengan Rio, yang memulai debut Formula 1 dengan membayar ke salah satu F1 yang bermarkas di Inggris yakni Manor F1 Team.

Tim Manor F1 merupakan tim kecil yang pada awalnya bernama Marussia Virgin Racing. Perekrutan Rio ke timnya bukanlah karena alasan Rio akan membawa sejumlah dana untuk pengembangan mobil, melainkan Rio sudah pernah melakukan tes di Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi tahun 2014 lalu. Catatan waktu tes Rio cukup memuaskan dan dengan alasan inilah Tim Manor F1 mau merekrut Rio sebagai pembalapnya. Jika memang Tim Manor menginginkan pembalap yang membawa dana besar untuk tim, buat apa Tim Manor merelakan beberapa pembalap yang membawa dana lebih besar dari Rio seperti Will Stevens, Jordan King dan Alexander Rossi. Padahal dalam sebuah prediksi yang dilakukan oleh Sky Sport F1, Rio sama sekali di sebut-sebut sebagai kandidat pembalap untuk berlaga di F1 2016.

Sebelum perekrutan Rio ke Tim Manor F1, pihak Tim meminta sejumlah dana kepada manajemen Rio sebesar 15,5 Juta Euro untuk bisa berlaga di F1. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan selama 1 musim dan mengisi satu seat pembalap yang kosong menemani Pascal Werhlein yang sudah terlebih dahulu mengisi posisi sebagai pembalap utama. Pihak Tim Manor juga memberikan keleluasaan kepada manajemen Rio untuk melakukan pembayaran dengan sistem dicicil, sejauh ini pihak Rio sudah memberikan sejumlah dana sebesar 8 Juta Euro dengan rincian 5 Juta Euro dari Pertamina dan 3 Juta Euro dari keluarga dan manajemen Kiki Sport.

11 Seri sudah pergelaran F1 2016 yang diikuti Rio dan sejauh ini prestasi Rio terbilang cukup memuaskan dengan berhasil finish lomba meskipun beberapa kali mengalami insiden dan hingga kini belum juga meraih poin. Untuk sisa kekurangan 7 Juta Euro yang diminta Tim Manor akan diberikan batas waktu hingga Rabu 27 Juli 2016, jika memang pihak Manajemen Rio belum juga menyetor sisa kekurangannya maka Tim Manor akan mengambil keputusan mengenai Rio apakah tetap dipertahankan ataukah akan digantikan pembalap lain.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, kiprah Rio akan ditentukan sebelum GP Jerman dan Tim Manor menginginkan kepastian pembayaran sebelum GP F1 Jerman. Jika memang pembayaran tidak juga dilakukan, Rio akan terancam tidak ikut pada seri GP Jerman. Pengamat F1 Arif Kurniawan mengatakan, jika Rio terancam  tidak tampil maka Tim Manor akan merasa rugi. Ada 2 faktor yang membuat Tim Manor akan merasa di rugikan jika kehilangan Rio, yang pertama settingan mobil yang digunakan akan diubah karena mengikuti postur dan gaya membalap yang akan menggantikan Rio dna otomatis Tim harus bekerja mulai dari awal lagi. Kemudian yang kedua beberapa pembalap cadangan yang dimiliki Tim Manor sudah terikat kontrak dengan ajang balap lain seperti Alexander Rossi yang kini di Indycar dan Jordan King yang memiliki komitment untuk tetap di GP2 hingga akhir musim. Dengan kondisi ini Rio bisa diuntungkan atas kedua faktor tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *